Rabu, 08 Juli 2015

PENCATATAN DAN PENERBITAN SAHAM LINTAS NEGARA


1.      Pengertian saham
Saham adalah surat berharga yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atau badan terhadap suatu perusahaan. Pengertian saham ini artinya adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau yang biasa disebut emiten. Saham menyatakan bahwa pemilik saham tersebut adalah juga pemilik sebagian dari perusahaan itu. Dengan demikian kalau seorang investor membeli saham, maka ia pun menjadi pemilik atau pemegang saham perusa­haan.

2.      Penerbitan Saham
Saham merupakan tanda sebuah kepemilikan perusahaan atas penyetoran kekayaan atau uang oleh investor kepada perusahaan penerbitnya, jadi ketika seorang investor membeli atau memiliki saham perusahaan sebesar 30% maka investor tersebut berhak mengklaim atas kepemilikannya sebesar 30% atas perusahaan tersebut

3.      Pencatatan dan penerbitan saham lintas negara
Gelombang minat melakukan pencatatan saham lintas batas yang sekarang terjadi pada pasar baru Eropa mengikuti periode tahun 1980-an ketika ratusan perusahaan asing men­catatkan sahamnya pada bursa efek di Eropa. Biaya pencatatan saham relatif rendah dan setiap orang melakukannya.
Bukti menunjukkan bahwa perusahaan penerbit saham bermaksud melakukan pencatatan  lintas-batas   di   Eropa   untuk  memperluas   kelompok  pemegang   saham, meningkatkan kesadaran terhadap produk mereka dan atau membangun kesadaran masyarakat terhadap perusahaan, khususnya di negara-negara di mana perusahaan memiliki operasi yang signifikan dan atau pelanggan utama. (Bursa efek di Eropa telah lama mempromosikan manfaat-manfaat ini). Namun demikian, terbukti sedikit saja bahwa manfaat tersebut dapat diwujudkan di dalam pasar Eropa. Kebanyakan ekuitas asing di Eropa Kontinental sangat sedikit diperdagangkan atau tidak diperdagangkan sama sekali, dan hanya memiliki beberapa pemegang saham lokal. Seperti yang dikatakan sebelumnya, selama tahun 1990-an banyak perusahaan asing yang menarik pencatatan sahamnya dari bursa efek di Eropa setelah menyadari sedikitnya manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan pencatatan tersebut.
Regulator nasional dan bursa efek sangat berkompetisi dalam pencatatan saham asing dan volume perdagangan, yang merupakan hal penting bagi bursa efek yang berkeinginan untuk menjadi atau mempertahankan posisi sebagai pemimpin global. Sebagai respon, bursa efek dan regulator pasar Eropa telah bekerja untuk membuat akses masuk yang lebih cepat dan lebih murah bagi para perusahaan asing penerbit saham dan pada saat yang bersamaan meningkatkan kredibilitas mereka. Karena pasar Eropa menjadi semakin khusus, setiap pasar menawarkan manfaat unik untuk para penerbit asing.
Banyak perusahaan Eropa mengalami kesulitan ketika memutuskan di mana meningkatkan jumlah modal atau .mencatatkan sahamnya. Pengetahuan mengenai berbagai pasar ekuitas dengan hukum, aturan, dan karakter kelembagaan yang berbeda sangat diperlukan saat ini. Yang juga diperlukan adalah pemahaman mengenai bagaimana karakteristik perusahaan penerbit sahain dan bursa efek salingbgrhubungan. Negara asal, industri, dan besarnya penawaran perusahaan penerbit saham hanyalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan." Lagi pula, biaya dan manfaat kombinasi pasar yang berbeda biaya dan manfaat kombinasi pasar  yang berbeda  perlu untuk dipahami.

4.      Internasionalisasi Pasar Modal
Akuntansi Internasional tidak hanya membahas tentang bagaimana mengenal dan isa mengerti informasi keuangan secara internasional. Tetapi ada salah satu faktor yang banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap akuntansi internasional di kalangan para invesstor, regulator pasar, pembuat standar akuntansi dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasionalisasi pasar modal. Seperti yang kita ketahui sudah banyak sekali perusahaan di Indonesia yang bersifat terbuka. Artinya modal atau investasi bisa mengalir dari para investor asing. Data statistik membuktikan bahwa dalam arus modal lintas batas negara telah melonjak naik menjadi lebih dari dua puluh kali lipat sejak tahun 1990. Penawaran sekuritas internasional telah melonjak lebih dari empat kali lipat dalam periode yang sama, dan saat ini telah melampaui nilai lebih dari 1,5 triliun dollar.

Dengan makin terintegrasinya pasar keuangan kita juga dapat menyaksikan adanya peningkatan dalam jumlah perusahan yang terdaftar pada berbagai bursa efek utama yang ada didunia.
Meskipun demikian, rata – rata ukuran dan volume perdagangan per tahun atas perusahaan yang mencatatkan sahamnya telah tumbuh secara besar, yang sebagian disebabkan oleh merger dan akuisisi, yang juga berakibat pada penghapusan pencatatan saham (delisting) yang dilakukan beberapa perusahaan yang terkait. Tiga wilayah pasar ekuitas terbesar adalah Amerika, Asia dan Eropa Barat.

Ø  Amerika
Ekonomi AS dan pasar sahamnya mengalami pertumbuhan tanpa henti selama tahun 1990-an. Pada tahun 2000, baik NYSE maupun Nasdaq mendominasi bursa efek lain diseluruh dunia dalam hal kapitalisasi pasar, nilai perdagangan saham domestik, nilai perdagangan saham asing, modal yang diperoleh perusahaan yang baru terdaftar, jumlah perusahaan domestik yang mencatatkan saham dan jumlah perusahaan asing yang mencatatkan sahamnya. Namun meski Amerika sekalipun, kuasa tuntutan kompetisi global juga maki dirasakan. Komite
Pengaturan pasar modal di Amerika telah menetapkan Amerika Serikat akan kehilangan pengaruhnya dalam pasar modal dunia kecuali jika Amerika merampingkan berbagai ketetapan peraturan permodalannya, yang oleh pasar dirasa terlalu memberatkan.

Ø  Asia
Banyak ahli yang memperkirakan Asia akan menjadi wilayah pasar ekuitas kedua terpenting. Republik Rakyat Cina (Cina) muncul sebagai perekonomian global utama dan negara-negara “Macan Asia” mengalami pertumbuhan dan pembangunan yang fenomenal. Beberapa krisis keuangan di Asia selama tahun 1990-an menunjukkan kerentanan dan ketidakmatangan perekonomian di Asia dan memperlambat pertumbuhan pasar modal di wilayah ini. Namun demikian, prospek pertumbuhan masa depan dalam pasar ekuitas Asia tampak kuat. Kapitalisasi pasar sebagai persentase dari produk domestik bruto (Gross Domestic Product-GDP) di Asia terbilang rendah dibandingkan Amerika Serikat dan beberapa pasar utama Eropa, yang menunjukkan bahwa pasar ekuitas dapat memainkan peranan yang lebih besar di banyak perekonomian Asia.

Ø  Eropa
Eropa adalah wilayah pasar ekuitas terbesar kedua di dunia dalam hal kapitalisasi pasar dan volume perdagangan. Perluasan ekonomi secara signifikan turut menyumbangkan pertumbuhan pasar ekuitas Eropa yang cepat selama paruh kedua tahun 1990-an. Faktor terkait di Eropa kontinental adalah perubahan perlahan menuju orientasi ekuitas yang sudah lama menjadi ciri – ciri pasar ekuitas London dan Amerika Utara. Meski demikian, persaingan ketat juga menyebabkan bursa efek dan regulator nasional untuk mempermudah aturan pencatatan saham dan memberikan pengecualian khusus bagi perusahaan penerbit saham.



Sumber:
http://www.educba.com/cross-border-merger-and-acquisitions/?lang=id
http://www.slideshare.net/naufal262/akuntansi-internasional
http://www.slideshare.net/dewimasita/makalah-akuntansi-internasional?related=1
D.S.Choi,Frederick dan Garyk,Meek.2005.International Accounting.Jakarta:Salemba Empat
http://michaeltholense.blogspot.com/


MERGER DAN AKUISISI LINTAS NEGARA

MERGER DAN AKUISISI LINTAS NEGARA
1.      Pengertian Akuntansi Internasional
Akuntansi internasional adalah akuntansi yang memfokuskan kepada issue atau masalah-masalah yang berhubungan dengan perusahaan yang menjalankan bisnis internasional, juga mencangkup studi tentang standar akuntansi dan praktek akuntansi di seluruh negara di dunia, serta membandingkan standar dan praktek akuntansi tersebut pada masing-masing negara.
Menurut Iqbal, Melcher dan Elmallah mendefenisikan akuntansi internasional sebagai akuntansi untuk transaksi antar negara, pembandingan prinsip-prinsip akuntansi di negara-negara yang berlainan dan harmonisasi standar akuntansi di seluruh dunia. suatu perusahaan mulai terlibat dengan akuntansi internasional pada saat mendapatkan kesempatan melakukan transaksi ekspor impor.

2.      Pengenalan Umum Akuntansi Internasional
Dalam akuntansi internasional terdapat dua sudut pandang, pertama dari sudut pandang sejarah dan kedua berasal dari sudut pandang kontemporer.
1.      Sudut Pandang Sejarah
Sejarah akuntansi merupakan sejarah internasional. Sebagai permulaan, sistem pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping), yang umumnya dianggap sebagai awal penciptaan akuntansi yaitu berawal dari negara-negara kota di Italia pada abad ke-14 dan 15.
Seiring dengan kekuatan ekonomi Amerika Serikat yang tumbuh selama paruh pertama abad ke-20, kerumitan masalah-masalah akuntansi muncul secara bersamaan pula. Berkebalikan dengan sifat warisan akuntansi yang internasional tersebut adalah bahwa di banyak negara, akuntansi tetap merpakan masalah nasional, dengan standar dan praktik nasional yang melekat sangat erat dengan hukum nasional dan aturan professional. Hanya terdapat sedikit pemahaman atas ketentuan yang sejenis dengan negara lain. Namun demikian, akuntansi melayani manusia dan organisasi yang lingkup keputusannya semakin internasional.


2.      Sudut Pandang Kontemporer
Sekarang ini terdapat sejumlah faktor tambahan yang turut menambah pentingnya mempelajari akuntansi internasional. faktor-faktor ini tumbuh dari pengurangan yang signifikan dan terus-menerus hambatan perdagangan dan pengendalian modal secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi informasi.
Pengendlian nasional terhadap arus modal, valuta asing, investasi asing langsung, dan transaksi terkait telah diliberalisasikan secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mengurangi hambatan-hambatan terhadap bisnis internasional. Kemajuan dalam teknologi informasi juga menyebabkan perubahan radikal dalam ekonomi produksi dan distribusi. Berikut faktor-faktor yang menambah pentingnya akuntansi secara internasional menurut sudut pandang kontemporer :
Ø  Pertumbuhan Dan Penyebaran Operasi Multinasional
Bisnis internasional secara tradisional terkait dengan perdagangan luar negeri. Saat ini, bisnis internasional semakin berhubungan dengan investasi asing langsung, yang meliputi pendirian system manufaktur atau distribusi di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya, usaha patungan atau aliansi strategis.
Operasi yang dilaksanakan di luar negeri membuat manajer keuangan dan akuntan menghadapi resiko berupa semua jenis masalah yang tidak mereka hadapi ketika operasi perusahaan dilaksanakan di dalam wilayah suatu negara. Manajer keuangan dan akuntan juga harus memahami pengaruh kompleksitas lingkungan pengukuran akuntansi suatu perusahaan multinasional (multinational enterprise).

Ø  Kompetisi Global
Faktor lain yang turut menyumbangkan semakin pentingnya akuntansi internasional adalah fenomena kompetisi global. Terdapat standar penentuan acuan (benchmarking), yaitu standar perbandingan yang digunakan ini melampaui batas-batas nasional. Para pembaca laporan keuangan yang tidak menyadari perbedaan pengukuran nasional dan perhitungan penyesuaian yang diperlukan dengan jelasnya berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Ø  Merger Dan Akuisisi Lintas Batas Negara
Seiring dengan berlanjutnya trend global atas konsolidasi industry, berita mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan kenyataan sehari-hari. Apabila merger umumnya diringkas dengan istilah sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan.

Ø  Inovasi Keuangan
Manajemen risiko telah menjadi istilah yang popular dalam lingkungan perusahaan dan manajemen. Ketergantungan yang ditimbulkan terhadap praktik pelaporan internasional dan kebingungan yang timbul dari perbedaan pengukuran produk risiko keuangan.

Ø  Internasionalisasi Pasar Modal
Faktor yang mungkin banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap akuntansi internasional di kalangan eksekutif perusahaan, invetor, regulator pasar, pembuat standar akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasionalisasi pasar modal seluruh dunia. Rata-rata ukuran dan volume perdagangan per tahun atas perusahaan yang mencatatkan sahamnya telah tumbuh secara besar, yang sebagian diakibatkan oleh merger dan akuisisi, yang juga berakibat pada penghapusan pencatatan saham (delisting) yang dilakukan beberapa perusahaan terkait. Tiga wilayah pasar ekuitas terbesar adalah Amerika Utara, Asia Pasifik, dan Eropa.



3.      Merger Dan Akuisisi Lintas Batas Negara
a.       Pengertian Merger dan Akuisisi Lintas Batas Negara
Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu, dimana perusahaan yang me-merger mengambil/membeli semua assets dan liabilities perusahaan yang di-merger dengan begitu perusahaan yang me-merger memiliki paling tidak 50% saham dan perusahaan yang di-merger berhenti beroperasi dan pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau saham di perusahaan yang baru (Brealey, Myers, & Marcus, 1999, p.598). Sedangkan akuisisi adalah pengambilalihan (takeover) sebuah perusahaan dengan membeli saham atau aset perusahaan tersebut, perusahaan yang dibeli tetap ada. (Brealey, Myers, & Marcus, 1999,p.598).
Cross Border Acquisition atau pengambilalihan (akuisisi) lintas negara, sebenarnya tidak berbeda dengan pengambilalihan secara domestik. Perbedaannya hanya kepada sifat lintas negara dari cross border acquisition, yaitu pengambilalihan suatu badan usaha di suatu negara yang dilakukan oleh suatu badan usaha di negara lainnya. Misalnya, PT. XYZ dari Indonesia mengambilalih PT. ABC dari Malaysia.
Merger dan akuisisi lintas batas terdiri dari dua jenis Inward dan Outward. Inward lintas perbatasan adalah sebuah pergerakan modal ke dalam karena penjualan sebuah perusahaan domestik untuk investor asing sebaliknya luar lintas perbatasan adalah sebuah pergerakan modal ke luar karena pembelian sebuah perusahaan asing. Berikut beberapa faktor yang umumnya mendorong perusahaan untuk melakukan cross border acquisition yaitu:
·         Globalisasi pasar keuangan
·         Tekanan pasar dan penurunan permintaan akibat kompetisi internasional
·         Mencari peluang pasar baru sejak teknologi ini berkembang cepat
·         Diversifikasi geografis yang akan menghasilkan menjelajahi aset di negara-negara lain
·         Meningkatkan efisiensi perusahaan dalam memproduksi barang dan jasa.
·         Pemenuhan tujuan untuk tumbuh secara menguntungkan
·         Meningkatkan skala produksi
·         Berbagi teknologi dan inovasi yang mengurangi biaya

b.      Pengaruh Lintas Batas Merger dan Akuisisi
Umumnya bahwa merger lintas batas dan akuisisi adalah restrukturisasi aset industri dan struktur produksi secara keseluruhan. Hal ini memungkinkan transfer global teknologi, modal, barang dan jasa serta terintegrasi untuk jaringan universal. Lintas batas untuk skala ekonomi dan ruang lingkup yang membantu dalam mendapatkan efisiensi. Selain itu juga manfaat ekonomi seperti peningkatan produktivitas negara tuan rumah, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan terutama jika kebijakan yang digunakan oleh pemerintah menguntungkan. Berikut merupakan efek dari penerapan merger dan akuisisi lintas batas negara, antara lain:
Ø  Penumpukan modal
Merger lintas batas dan akuisisi berkontribusi dalam akumulasi modal secara jangka panjang. Dalam rangka memperluas bisnis mereka tidak hanya melakukan investasi pada tanaman, bangunan dan peralatan, tetapi juga dalam aset tidak berwujud seperti pengetahuan teknis dan keterampilan.

Ø  Penciptaan lapangan kerja
Terkadang terlihat bahwa yang dilakukan untuk mendorong restrukturisasi dapat menyebabkan perampingan tetapi akan menyebabkan keuntungan kerja dalam jangka panjang. Perampingan ini kadang-kadang penting untuk kelangsungan operasi. Ketika dalam jangka panjang bisnis memperluas dan menjadi sukses itu akan menciptakan lapangan kerja baru.

Ø  Teknologi penyerahan
Ketika perusahaan di seluruh negara datang bersama-sama itu menopang efek positif dari transfer teknologi, berbagi keterampilan manajemen terbaik dan investasi dalam aset tidak berwujud dari negara tuan rumah. Hal ini pada gilirannya menyebabkan inovasi dan memiliki pengaruh pada operasi perusahaan.



Ø  Kekhawatiran politik
Skenario politik bisa memainkan peran kunci dalam perbatasan merger dan akuisisi lintas batas, terutama untuk industri yang sensitif secara politis seperti pertahanan, keamanan dll. Aspek ini juga tidak kalah penting karna kekhawatiran dari pihak seperti instansi pemerintah, karyawan, pemasok dan semua pihihak yang berminat harus ditangani setelah rencana merger diketahui publik. Bahkan dalam kasus-kasus tertentu mungkin ada persyaratan pemberitahuan sebelumnya dan diskusi dengan serikat buruh dan pihak terkait lainnya. Hal ini penting untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi konsekuensi politik sekarang atau mungkin untuk menghindari kemungkinan risiko politik yang timbul.

Ø  Tantangan budaya
Hal ini bisa menimbulkan ancaman besar bagi keberhasilan perbatasan merger dan akuisisi lintas batas. Sejarah telah melihat merger besar yang gagal karena masalah budaya mereka memiliki. Jika ada transaksi lintas batas ada masalah yang timbul karena ruang lingkup geografis dari kesepakatan. Berbagai faktor seperti perbedaan latar belakang budaya, kebutuhan bahasa dan praktek bisnis yang berbeda telah menyebabkan merger gagal meskipun berada dalam usia di mana kita bisa langsung berkomunikasi. Penelitian mengusulkan bahwa perselisihan antar perusahaan merupakan salah satu point utama kegagalan dalam merger lintas batas dan akuisisi. Oleh karena itu terlepas dari apa tujuan di balik aliansi ini adalah bisnis harus menyadari dari terancamnya budaya dan prospek yang datang bergandengan tangan dengan proses amalgamasi dan menyiapkan tenaga kerja mereka untuk mengelola isu-isu ini. Untuk menghadapi tantangan tersebut perusahaan perlu berinvestasi baik jumlah waktu dan usaha untuk menyadari budaya lokal dengan karyawan dan pihak terkait lainnya.



Ø  Pertimbangan hukum
Perusahaan yang ingin bergabung tidak bisa mengabaikan tantangan untuk memenuhi berbagai masalah hukum dan peraturan yang mereka buat. Berbagai undang-undang yang berkaitan dengan keamanan, hukum perusahaan dan persaingan terikat menyimpang dari satu sama lain. Oleh karena itu sebelum mempertimbangkan kesepakatan penting untuk meninjau peraturan ketenagakerjaan, undang-undang antitrust dan persyaratan kontrak lainnya yang harus ditangani.

Ø  Pertimbangan pajak dan akuntansi
Masalah pajak sangat penting terutama ketika datang ke penataan transaksi. Proporsi utang dan ekuitas dalam transaksi yang terlibat akan mempengaruhi pengeluaran pajak, maka pemahaman yang jelas tentang hal yang sama menjadi signifikan. Faktor lain untuk memutuskan apakah struktur aset atau pembelian saham adalah masalah pajak pengalihan. Hal ini sangat penting untuk mengurangi risiko pajak. Negara juga mengikuti kebijakan akuntansi yang berbeda meskipun penerapan IFRS telah mengurangi ini sampai batasannya, namun banyak negara belum menerapkannya. Jika pihak dalam merger sangat menyadari tentang keuangan dan akuntansi istilah dalam kesepakatan, itu akan membantu dalam meminimalkan kebingungan.

Ø  Due diligence

Due diligence merupakan bagian yang sangat penting dari sebuah proses. Selain hukum, isu-isu politik dan regulasi ada juga infrastruktur, mata uang dan risiko lokal lainnya yang membutuhkan penilaian menyeluruh. Due diligence dapat mempengaruhi syarat dan kondisi di mana sebuah transaksi akan berlangsung, mempengaruhi struktur kesepakatan dan harga kesepakatan. Ini membantu dalam mengungkap daerah bahaya dan memberikan tampilan rinci dari transaksi yang diusulkan.

Sumber:
http://michaeltholense.blogspot.com/

 http://www.slideshare.net/naufal262/akuntansi-internasional
https://www.coursehero.com/file/7913610/Resume-Buku-International-Accounting-Bab-I/
http://www.emmy.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17734/bab+1.ppt
http://safitrifitrieka.blogspot.com/2015/03/akuntansi-internasional-bab-i_13.html

Selasa, 10 Juni 2014

We Violence and World Education



The last days of this world our education often leads to violent and criminal acts. The function of education to spread the values ​​of peace tarnished individual action more use violent means than dialogue.
Antarpelajar brawl, school colleagues torture, murder, and even sexual deviation, the news spread to the recesses of the heart. It reflects the extent of re-education play a role in minimizing these barbaric acts.
What happens in our education is a reflection of the fact that occur in the real society. When violence becomes the only solution, when the state apparatus through've lost confidence and no longer respected citizens, the people will decide their own actions.
Clogged Communications
The root of the problem of violence even more diverse, although all boils down to one main issue, which is clogging the lines of communication in solving the problem. One by one the various issues raised. Industrial labor conflicts, conflicts in the name of religion, conflict natural resource asset seizure, thuggery, violence against school children, rape, and other conflicts which all lead to violence.
Various phenomena such violence showed the government's role in creating harmony weakened the nation's life. In fact, it can be assessed as if the government does not have the political will to address the fundamental problem the causes of violence. It can be seen from the more intense escalating violence and spread all over the country.
What is feared is more entrenched violence and used as an example only effective problem solving. This condition is of course very dangerous when people judge only by means of force problems can be overcome. People consider legal channels can no longer be trusted as a bridge to seek justice.
Law no longer has the power to create a society of justice and prosperity. Law is believed to favor only those who have power and those who have wealth. Laws can be purchased and intervention. Articles are easily bent to take sides. Justice mortgaged to private interests. Owner of justice in law is a mafia gang.
Shortcut Violence
Of it all, violence becomes an effective shortcut chosen in order to solve the existing problems. Communication channels to obtain justice already mastered mafioso. Cultural violence is growing more widespread, both in public and private life. As a result, security is scarce in this archipelago. All our lives are so close to the scent of violence.
Violence in many forms, motifs in part be cultural behavior until now a mainstream system that reduces indigo personality and gives an impression of how the climate of human solidarity is not yet fully capable of having loving personality.
In the context of religion, even though the discourse of pluralism and tolerance has often been noted in a variety of public discourse, the practice is not as easy as people think and talk about. Although there has been the realization that this nation is built not on the basis of religion, but rather by the joint force, the view over the "my religion" and "belief" is often the basis of a variety of day-to-day behavior of charged violence.
Although we realize the importance of the slogan Unity in Diversity, in practice not as beautiful and easy as the slogan pronunciation. There are many religious and social issues in Indonesia that haunt and inhibit the realization of solidarity, solidity, and religious tolerance in Indonesia.
Appreciating Differences
While it is often stated that we are a nation deeply appreciate the difference and do not use violent ways to solve the problem, it's all in the field is often simply a lie. So easily outraged difference by burning sacred place of worship a certain religion and other beliefs as misguided judge.
The root of all these problems is hatred. This is the beginning sectarian hatred. We do not acknowledge the existence of sectarianism in the Pancasila state. However, the reality on the ground is precisely the spirit of sectarianism and hatred that is always alive and fomenting violence scent.
In education, the spread of the values ​​of hatred is so easy to find. The students are not taught to consciously indifferent to differences. Potential hatred was getting bigger and will explode when getting the trigger.
Observing violence happening in the country, a variety of anxiety arose. We wonder why this nation is so easy to lose politeness, friendliness, and respect for diversity. Why as a nation we are easily upset, irritable, damaging the property of others, kill, and burn? Why violent behavior so quickly became the model to resolve all the problems in this country?
The basic thing that can be asked in this case is whether the violence is a form of siltation in understanding and actualize the teachings of religion. Called silting, because there is no value of any religion that teaches violence. Every religion teaches to live in peace. However, the word "peace" is easy to say, but so difficult to implement.
Religious leaders need to be reminded again, all religions teach love antarsesama humans. To that end, all religious people reject all forms of violence for whatever reason. Religious leaders need to assert, as a fellow human being citizens countrymen to always use the spirit of brotherhood and kinship in the form of heart-to-heart dialogue when addressing the issue.
Most importantly, religious leaders need to invite any of his followers to not easily provoked information that can not be accounted for in addressing the social life of the community. All religious people in Indonesia should always maintain harmony and harmony in diversity. Thus, the Indonesian nation can be an example to other nations.
In addition, the government and security forces in order to be responsive and careful in reading the situation. That's because the conflict is over and over is a form of government is weak and slow and read the security forces and the dynamics of the situation and the growing conditions. The government and security forces are obligated to protect all citizens and provide security as the embodiment of human rights of every citizen.

Development efforts of the nation's character is a common goal to bring humanity and justice as a means of unifying nationalities. Conditions of economic inequality, policy factors, the dominant role of the majority who do not appreciate the minority, and harassment against human dignity and justice make men easily frustrated. The acute sense of frustration would bring disaster to the country over the lack of hope for the future.

TUGAS BAHASA INGGRIS



Choose the correct word for each sentence.
Note: Answer is the one that underlined.
  1. She works for an advertisement/advertisingagency.
  2. How will the increase in interest rates affect/effect your sales?
  3. My bank manager has agreed to borrow/lendme another $2,000.
  4. We’ve had to cancel/postponethe meeting until next Monday.
  5. These machines are controlled/inspected at least once a day.
  6. My plane was delayed/postponed by an hour due to computer failure.
  7. Before coming here, I studied economics/economy at university.
  8. I am interested/interesting in their new camera.
  9. She applied for a job/work as a personnel officer.
  10. Some employees have a long journey/travel to work every day.
  11.  The cost of life/livinghas gone up again.
  12. Please send precise measurements/measures when ordering.
  13. We expect prices to raise/rise by at least five percent.
  14. We only exchange goods if you produce a receipt/recipe.
  15. I must remember/remindthe boss about that meeting this afternoon.
  16. Can you say/tellthe difference between these two products?
  17. The company is extremely sensible/sensitiveto any criticism.
  18. There’s some more paper in the stationary/stationerycupboard.
9. Banking Services
commission                 issued                          statement                    credit rating
debited                        outstanding                withdraw                    credit transfer
in full                          salaries                        banker’s draft           financial institutions
interest                        slip                              cash dispenser            standing order

Bank offers many services to business and their customers. Here are some of the most common:
Many people now have a card which enables them to 1. withdraw money from a 2. cash dispenser. You feed your card into the machine and key in your PIN (personal identification number) and the amount of money you want. If you have enough in your account, the money requested will be 3.issuedup to a daily limit. Your account is automatically 4. debited for the amount you have drawn out.
Provided you have a sound 5.credit rating,you can get a credit card from a bank and other 6. financial institution. To obtain goods or services, you present your card and sign a special voucher. When it receives the voucher, the credit card company pays the trader (less a 7. commission) and then send you a monthly 8. slip. Depending on the type of card you have, you will either have to pay 9. in full or be able to pay part of what is owed and pay 10. interest in the balance left 11. statement.
 If you need to make fixed payments at regular intervals, e.g. for insurance premiums, you can arrange a 12. credit transfer (sometimes known as a banker’s order) so that the bank will do this for you.
If you have several bills to pay, you can do this by 13. standing order . You write one cheque for the total sum involved, fill in a 14. outstandingfor each bill and hand everything to the bank cashier.
The transfer system is also used by employers to pay 15. salaries directly into employees’ bank accounts.
If you are dealing with a supplier for the first time, a16. banker’s draftmay be used as payment. This is a cheque guaranteed by a bank and therefore it is not likely to ‘bounce’.
47. What’s the job?
accountant                             clerk                                        personnel officer
advertising executive             computer operator                R&D Manager
assembly person                    draughtsperson                     receptionist
chauffeur                               motor mechanic                     salesperson
You will be in charge of a team of highly creative individuals delivering new quality products and enhancing our existing range.
1. personnel officer
With particular responsibilities for recruitment and selection. Communication skills and a pragmatic approach to problem solving essential.
2. R&D Manager
With mechanical design experience to work as a member of a team producing designs and drawings for production. Experience of our products range is not essential.
3.draughtperson
Duties include filing, mailing, relief reception and other general office work.
4. receptionist
Needed for night shift. Clean modern factory. Varied work. Good eyesight essential.
5. assembly person

Successful applicant will be articulate and presentable. Remuneration includes retainer and car allowance plus commission structure.
6. salesperson
Reporting directly to Managing Director. You will take over financial control for all aspects of daily operation.
7. accountant
Sober habits, clean driving licence, able to be on call 7 days per week at times. Uniform supplied.
8. chauffeur
Must be experienced in the repair and maintenance of heavy duty vehicles. References must be provided from previous employers.
9. motor mechanic
You are the first person our clients will meet so you need to be friendly, stylish and efficient.
10. clerk
Some experience in the above-mentioned software is essential but training will be given to the successful applicant.
11. computer operator
You will be an essential member of an agency responsible for some of the country’s top accounts. You will be responsible for the administration of local and national promotions.
12. advertising executive